Senin, 20 Oktober 2008

Kenapa wanita hamil

Di Klas II A1 (Jurusan Ilmu Pasti dan Pengetahuan Alam, ini pembagian di zaman SMA tahun 1990-an) SMA Puncak Sekuning Palembang. Sesuai jadwal pelajaran, masing guru masuk ke klas tsb. Jam pertama, Pelajaran Ilmu Bumi Alam Falak, Pak Leo sedang menerangkan keadaan cuaca, setelah itu dia bertanya kepada murid² di klas.
Guru: "Kenapa jemuran kering bisa basah???"
Ali: "Kena hujan."
Guru: "Salah"
Bedoel: "Terlambat mengangkat."
Guru: "Betoel... seratus!"
Jam pelajaran kedua, Guru Fisika masuk, Pak Ucok, dia menerangkan tentang proses pembakaran sehingga terjadi carbon mono-oxide dan di-oxide, setelah pelajaran selesai dia bertanya:
Guru: "Kenapa roti di oven bisa hangus?"
Ali: "Adanya peristiwa pemanasan tinggi, sehingga O2 di dalam oven memuai akibatnya particles O2 yang panas pada menabrak roti sehingga rotinya mengalami trauma tumpul akibatnya rotinya memar kehitaman...!"
Guru: "Salaaaahhhhhh!"
Bedoel: "Terlambat mengangkat!"
Guru: "Betul... betul !
Jam pelajaran ketiga, Guru Biologi yang masuk, Pak Aman, menerangkan ttg proses pembuahan. Setelah selesai beliau bertanya kpd muridnya:
Guru: "Kenapa wanita hamil???"
Ali: "Krn terjadi zygote, yaitu pertemuan antara sperma dgn sel telur!"
Guru: "Salaaahhhhh!"
Bedoel: "Terlambat mengangkatnya!"

Perahu dayung Tono dan istri si Tino

Ada dua anak kembar namanya Tono dan Tino. Tono mempunyai sebuah perahu dayung yang sudah sangat tua. Kok kebetulan suatu hari istrinya si Tino itu meninggal bersamaan dengan hari tenggelamnya perahu dayung si Tono itu. Beberapa hari kemudian seorang wanita tua melihat Tono, dan secara tidak sengaja salah mengenalinya sebagai Tino yang kehilangan istrinya itu. Kata wanita itu kepada Tono,
“Saya turut sedih atas kehilangan anda. Anda pasti merasa sedih.”
Nah si Tono mengira bahwa wanita itu berbicara tentang perahu dayungnya itu, menjawab “Sebenarnya sih saya bisa dibilang malah senang karena bisa menyingkirkannya. Dia sudah amat tua sekali bahkan sudah jelek dari pertama kalinya. Bagian bawahnya sudah lapuk dan berbau amis sekali. Bagian punggungnyapun sudah sangat jelek dan lubang di bagian depannya sudah sangat lebar. Setiap kali aku menggunakannya, lubangnya bertambah besar dan dia bocor tidak karuan. Saya kira yang mengakhirinya adalah ketika saya menyewakan dia kepada 4 orang pemuda yang sedang bersenang-senang tempo hari. Saya sudah memperingatkan mereka bahwa dia sudah tidak begitu enak dipakai tapi mereka masih juga mau menggunakannya. Mereka berempat mencoba masuk ke dalam bersamaan dan akhirnya dia terbelah persis di tengah- tengah.”
Wanita tua itupun pingsan…

Terakhir kali melakukan hubungan

Dalam rangka penelitian perilaku seks, seorang peneliti mewawancarai seorang pilot. "Dapatkah anda ceritakan kapan terakhir kali anda melakukan hubungan?" tanya Peneliti.
"Sembilan belas lima puluh sembilan," jawab Pilot.
Dengan reputasi pilot yang sering terdengar memiliki banyak pasangan, Peneliti kaget dengan jawaban seperti itu.
"Waktu yang lama sekali!" hardik Peneliti.
"Ya mungkin juga, ..." jawab Pilot sambil melihat jamnya "Tapi sekarang baru duapuluh satu lima belas."

hadiah Wardoyo untuk Warni

Pengalaman Wardoyo sewaktu SMP. Pada waktu itu, seorang pelajar SMP bernama Wardoyo sedang jatuh cinta kepada temannya yang bernama Warni. Karena Wardoyo ini orangnya penakut dan kurang PD, jadi dia nggak berani menyatakan cintanya ke Warni. Setelah selama sebulan berpikir gimana caranya dapetin Warni akhirnya Wardoyo memutuskan untuk memberikan sebuah hadiah kepada Warni. Setelah berpikir panjang, Wardoyo memutuskan untuk memberikan hadiah topi kepada Warni. Untuk menjalankan niatnya, Wardoyo pergi ke Ramayana dept. store. Setelah mendapatkan topi pilihannya, Wardoyo bergegas untuk membayar ke kasir. Karena suasana di Ramayana dept. store waktu itu lagi ramai (pas lagi ada discount) jadi kasir yg biasa membungkus barang-barang agak sedikit kerepotan, akibatnya bungkusan topi yang dibeli Wardoyo itu tertukar dengan bungkusan yang dibeli wanita disamping Wardoyo. Ternyata wanita disampingnya Wardoyo itu membeli celana dalam. Karena udah nggak sabar untuk memberikan hadiah ke Warni, tanpa memeriksa isi bungkusan itu lagi Wardoyo langsung memberi pesan di bungkusannya yang berbunyi :
Warni, saya sengaja memberikan hadiah ini ke kamu karena saya tahu kalau kamu jarang memakai ini sewaktu bepergian. Saya sengaja pilih yang warna merah karena saya pernah melihat kamu pakai yang warna biru. Saya yakin sekali ukurannya pas untuk kamu, karena sebelum membeli saya sudah mencobanya dan ukuran kita kan sama. Rasanya saya ingin sekali memakaikan ini ke kamu untuk yang pertama kalinya. Warni, kalau kamu senang dengan hadiah ini, saya berharap kamu memakainya pada hari Jumat besok.

Temanmu,
Wardoyo.

NB:
Oya, model terakhir yang sering saya lihat di film dan majalah, memakainya agak sedikit diturunkan kebawah dengan sedikit rambut terlihat

Kolam Suci

Di sebuah gunung yang terpencil, terdapatlah sebuah pertapaan. Di pertapaan ini pertapa dan pertapawati sudah diikat sumpah untuk tidak akan menikah seumur hidup, oleh karena itu tempat tinggal mereka dibuat terpisah. Rumah utara adalah tempat tinggal para pertapa (pria) dan rumah sebelah selatan adalah tempat pertapawati (cewek).
Di tengah-tengah kedua bangunan itu terdapat sebuah kolam suci. Pada suatu hari seorang pertapawati sedang khusuk membasuh tangannya di kolam suci. Melihat itu seorang pertapawati lain yang baru 2 hari tinggal di situ heran lalu bertanya :
Pertapawati 1 : “hei kenapa kamu membasuh tanganmu di kolam ini dengan khusuk..?”
Pertapawati 2 : “Lho emangnya kamu tidak tahu yaa. Ini khan kolam suci”
Pertapawati 1 : “O gitu.. trus apa khasiatnya.?”
Pertapawati 2 : “Khasiatnya adalah kalau secara sengaja ataun tidak bagian tubuh kita menyentuh “alat kelamin” atau bagian terlarang lainnya dari lawan jenis, maka bagian tubuh itu harus dicuci di kolam ini sebanyak 5 kali supaya dosanya terhapus.”
Pertapawati 1 : “Lho emangnya kamu habis berbuat apa sehingga harus mencuci tanganmu di kolam ini .?
Pertapawati 2 : “SStttt jangan keras-keras.. Tadi waktu makan siang bersama para pertapa, secara tidak sengaja tangan kananku menyentuh
“burungnya” pertapa.. sehingga aku harus mencuci tanganku..gitu..
Pertapawati 1 : “Waduh gawat juga yaa.. Kalo gitu aku juga harus berkumur
5 kali dong supaya dosaku terhapus…”

Kasihan Amat Ente

Seorang pemuda Ambon mempunyai suatu kelebihan yang sangat membanggakan dirinya, yaitu ia punya ‘biji’ jumlahnya ada 3. Ia selalu
ingin membanggakannya pada setiap orang. Maka ketika ia ketemu seorang pemuda Jawa ia berkata : ” Mas . . . Mas . . , kalau beta jalan bareng
ama Mas begini, kalau biji kita di jumlah, semua ada 5 Mas . . . ! ”
Si Jawa menjawab kaget : ” Eedaan tenan . . , berarti punya sampeyan ada 3 to . . . ? Luar biasa . . . ! ” Kala lain si Ambon jalan-jalan lagi ama pemuda
Sunda : ” Kang.. Kang, kalau biji kita berdua di jumlah, jumlahnya 5 lho ”
Si Sunda terperanjat : ” Edun euyy . . . , berarti biji akang ada 3 ya . . . . ? Hebat euuyy . . ! ”
Suatu hari ia ketemu pemuda Arab dan seperti biasanya ia mulai membanggakan jumlah bijinya : ” Wan . . . , kalau biji kita berdua di jumlah . . . , jumlahnya ada 5 wan . . . ! ”
Tak kalah kagetnya si Wan Abud terhenyak : ” Astaghfirullah . . . . , kasihan amat ente, berarti bizi ente cuman satu ya ! ! ! “

Cuma Bawa Cemban

Tersebutlah seorang PSK tua yang laku keras pada jamannya. karena uda makin tuwir dia kalah pamor, jadinya dia pindah lokasi deh.

Ceritanya dia pindah ke 1 kampung, nah disitu gak ada PSK, cuman dia satu-satunya. makanya dia langsung pasang tariff gila-gilaaan.

Sekali masuk 10rb, keluar 10 rb

walopun begitu, antrian panjaaanggg sekali (secara d one n only PSK disono)

Beuuhhhhhh' biar panjang, ngantrinya lumayan cepet. Paling lama 2-3 menitan soalnya mahal. namanya dikampung, penghasilan kan gak gede-gede banget.

Biar mahal, dari pejabat kampung ampe petani yang keluar kamar, mukanya sumringah semua.

Pas ada 1 pejabat kampung mo masuk, ada 1 petani yang dari tadi mukanya mupeng bener, akhirnya dia kasian ngasih si petani masuk duluan. Dalem hati : "Palingan bawa duit gak nyampe 30 rb, ntaran lagi juga giliran gue"

Setelah ditunggu 1 menit g keluar, 3 menit, 5 menit, 30 mnt........ beuhhhh ternyata tajir bener nih si petani. rusuh dah antrian! akhirnya si pejabat tadi nekat masuk kamar.

Dilihatnya si petani lagi posisi 'ngefreeze' gitu, ditanyain deh "ngapain lo diem begitu, uda dari tadi nih gw nunggu!!!! cepet gantian!!!!!"

Petani: "Maap bang, saya bawanya cuma ceban (10.000)...."